Museum fotografi Indonesia

Ingatan
dalam
cahaya.

Sebuah ruang untuk melihat kembali manusia, kota, dan alam—melalui foto-foto yang menolak dilupakan.

12.480Arsip foto
1938—KiniRentang koleksi
84Fotografer
Arsitektur museum modern dalam cahaya dan bayangan
Pameran utama · 202601

Koleksi pilihan

Dua belas bingkai, dua belas cara memandang zaman. Pilih kategori untuk menyusun perjalanan visual Anda sendiri.

Kamera analog dan lembar foto dalam ruang arsip
ARSIP UNGGULAN / 02

Negatif yang kembali bernapas.

Program digitalisasi Ruang Cahaya menyelamatkan negatif, lembar kontak, dan cetakan rapuh dari koleksi keluarga di berbagai daerah. Setiap karya dibersihkan, dipindai dalam resolusi tinggi, lalu dilengkapi riwayat tempat, waktu, dan sosok di dalamnya.

MaterialFilm 35 mm & medium format
Digitalisasi4.800 dpi
Koleksi aktif3.240 negatif
AksesRuang baca & peneliti

Program berjalan

Pameran, percakapan, dan lokakarya yang membuka lebih banyak cara untuk membaca sebuah gambar.

Membaca Kota dari Pinggir

Tur kurator menelusuri perubahan ruang hidup melalui fotografi jalanan lintas generasi.

Tur · 90 menit ↗

Merawat Arsip Keluarga

Lokakarya praktis untuk mengenali, menyimpan, dan mendigitalkan foto lama di rumah.

Lokakarya · 20 kursi ↗

Setelah Rana Menutup

Percakapan terbuka mengenai etika, konteks, dan tanggung jawab di balik sebuah potret.

Diskusi · Gratis ↗
Fotografi bukan sekadar bukti bahwa sesuatu pernah ada. Ia adalah cara kita memilih apa yang layak diingat.

Ruang Cahaya merawat sejarah melalui tatapan para fotografer.

Koleksi kami mempertemukan arsip keluarga, dokumentasi sosial, fotografi jalanan, dan karya eksperimental. Setiap gambar ditempatkan bersama konteksnya agar masa lalu tidak hanya terlihat, tetapi juga dipahami.

Museum ini terbuka bagi peneliti, pelajar, seniman, dan siapa pun yang percaya bahwa satu bingkai dapat mengubah cara kita membaca dunia.

Datang.
Lihat lebih dekat.

Selasa—Minggu10.00—18.00
Jumat10.00—20.00
SeninTutup
AlamatJl. Cahaya No. 17, Jakarta